Rabu, 18 Juni 2014

Venus (Neraka Dewi Asmara)




Venus adalah planet kedua terdekat dari matahari dan terbesar keenam. Orbit Venus paling mendekati lingkaran jika dibandingkan dengan orbit planet-planet lainnya. Venus adalah objek paling cemerlang di langit setelah matahari dan bulan. Venus bukan merupakan tempat yang nyaman salah satu alasannya karena atmosfernya yang tidak bersahabat serta suhu permukaan yang cukup tinggi (464o C). Rotasi Venus sangat lamban  sehingga lebih lama dari revolusinya. Venus bergasing satu putaran sama dengan 243 hari Bumi sedangkan revolusinya selama 225 hari saja. Venus bergasing dari barat ke timur sehingga siang yang panjang di Venus di awali dari terbitnya matahari dari barat.
Sebutan Dewi Asmara
Bangsa Yunani kuno menyebutkan venus dengan Aphrodite, sedangkan bangsa Babilonia menamainya Ishtar, ia adalah dewi asmara dan kecantikan. Planet itu diberi nama demikian mungkin karena kecermelangan warnanya. Venus yang permukaannya terlihat kebiruan membuat mereka membari nama perempuan. Venus dikenal dengan dua nama , yaitu Eosphorus untuk pagi, dan Hesperus untuk bintang sore. Tetapi astronom yunani mengetahui bahwa keduanya tidak berbeda . masyarakat Jawa juga memberi nama, yaitu Lintang Panjer Rino (bintang pagi) dan Lintang Panjer Sore (bintang sore).
Permukaan Venus
Permukaan Venus sebagian besar terdiri dari tanah datar dengan sedikit relief. Beberapa berupa dataran luas akibat tekanan, seperti Atalanta Planitia, Guinevere Planitia, dan Lavinia Planitia. Juga dua tanah tinggi yang luas, seperti Ishtar Terra disebelah utara palnet (seukuran Australia) dan Aphrodite Terra di sepanjang ekuator (sebesar Amerika Latin). Di Ishtar terdapat Dataran Tinggi Lajshmi Planum yang membentuk celah panjang di Venus, celah itu merupakan hasil letusan gunung api raksasa Maxwell Montes.
Hamparan di Venus
Hamparan di Venus diperkirakan mempunyai usia yang sangat tua, 800 juta tahun. Perluasan datar itu akibat peristiwa vulkanik yang menyapu permukaan sehingga membentuk kawah yang luas. Gambar yang dikirimkan wahana Magellan menunjukan variasi perluasan yang penting dan unik, melebar seperti kue dadar raksasa akibat panas terik yang melelehkan batu dan menyebar sebagai lelehan lava. Beberapa diantaranya membentuk temeng temeng gunung api yang besar (sama dengan di Hawai atau gunung Olympus). Ini adalah karakteristik geologis yang diperkirakan hanya terdapat di Venus: struktur raksasa berbentuk cincin dengan panjang antara 100-300 km dan menjulang ratusan meter di atas permukaan.tempat lain yang memiliki struktur alam seperti ini adalah salah satu satelit alam Uranua, Miranda.
Atmosfer Venus
Penelitian dengan wahana ruang angkasa yang detail menunjukkan bahwa Venus berbeda secara radikal dengan Bumi. Tekanan atmosfer di permukaan Venus adalah 92 atmosfer (tekanan air laut sedalam 1 km). Komposisi atmosfernya juga didominasi karbon dioksida (CO2) 96,5% dan nitrogen (N2)  3,5%. Ditambah zat lain, seperti oksigen (O2), sulfur dioksida (SO2), argon (Ar), uap air (H2O), karbon monoksida (CO), helium (He), dan neon (Ne). Di ketinggian 60 km lapisan atmosfernya dipenuhi mendung asam sulfur dioksida yang bersifat korosit (menyebabkan karat). Mendung itu meneteskan rintik gerimis hujan asam. Namun, tidak pernah mencapai permukaan planet karena akan segera diuapkan oleh panas yang menyengat.
Transit Venus
Karena Venus berada diantara Bumi-Matahari, hal itu memungkinkan terjadinya transitn. Seperti yang terjadi pada 8 juni 2004, pukul 12.11 WIB. Venus melintas didepan wajah sang surya. Venus tampak seperti noktah hitam yang berjalan pelan di pinggiran Matahari. Venus terakhir kali melintas diepan matahari pada 6 desember 1982. Dewi cinta dan kecantikan bangsa Romawi Kuno ini  melintas lagi pada 6 juni 2012, kemudian tahun 2117 nanti. Peristiwa langka selama 6 jam itu menarik perhatian di seluruh dunia.
Kunjungan ke Venus
Mariner 2 pada tahun 1962 merupakan wahana ruang angkasa yang pertama kali berkunjung ke Venus. Menyusul kemudian Venera 7 milik Uni Soviet pada tahun 1970. Pioner Venus 1 dan 2 milik AS juga pergi ke Venus di tahun 1978. Venera 9 merupakan wahana pertama yang mengirimkan foto permukaan Venus. Terakhir wahana ruang angkasa Magellan, masih milik AS, yang diluncurkan tahun 1989membuat peta detail dari permukaan Venus dengan menggunakan radar.

0 komentar:

Posting Komentar